Zona Degradasi Liga 1 Pekan 32: Semen Padang, PSBS, Persis, Persijap, dan Madura United Masuk Pekan Hidup-Mati
Zona degradasi BRI Super League 2025/26 memasuki titik panas pada pekan ke-32. Lima tim terbawah — Madura United FC, Persijap Jepara, Persis Solo, Semen Padang FC, dan PSBS Biak — menghadapi jadwal yang bisa menentukan arah nasib mereka di sisa musim. Berdasarkan klasemen resmi I.League per 8 Mei 2026, Madura United berada di posisi ke-14 dengan 32 poin, Persijap ke-15 dengan 31 poin, Persis ke-16 dengan 27 poin, Semen Padang ke-17 dengan 20 poin, dan PSBS Biak ke-18 dengan 18 poin.
Pekan ini menjadi sangat krusial karena kelima tim tersebut punya laga langsung yang tersebar dari Jumat hingga Senin. Semen Padang menghadapi Persik Kediri pada Jumat sore, PSBS Biak menjamu Dewa United malamnya, Persis Solo bertemu Persebaya pada Sabtu, Persijap bertandang ke Persita pada Minggu, sementara Madura United menutup rangkaian laga papan bawah melawan Bhayangkara FC pada Senin malam.
Baca juga : Jadwal Liga 1 Pekan Ini Jadi Penentu, Duel Krusial Papan Atas dan Bawah Serentak Digelar
Kronologi Singkat
Persaingan papan bawah sebenarnya sudah menghangat sejak Maret 2026 ketika I.League menyoroti lima tim yang berjuang menjauh dari zona merah: Semen Padang, Persijap, Madura United, Persis Solo, dan PSBS Biak. Saat itu, jarak poin masih sangat rapat dan operator liga menyebut kemenangan di papan bawah punya peran besar untuk mengerek posisi klasemen.
Kini, situasinya sudah berubah. Persijap dan Madura United berhasil menjaga jarak dari zona merah, sementara Persis Solo masih tertahan di posisi ke-16. Semen Padang dan PSBS Biak makin tertekan karena jarak mereka dengan batas aman semakin lebar. Dengan pekan ke-32 sudah berjalan, setiap hasil bukan lagi sekadar tambahan poin, melainkan penentu apakah peluang bertahan masih realistis atau semakin tertutup.

Fakta Utama (Liga Indonesia)
1) Persis Solo berada di batas zona merah
Persis Solo saat ini menempati posisi ke-16 dengan 27 poin. Posisi ini menjadi batas paling rawan karena berada tepat di zona degradasi. Laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.00 WIB menjadi ujian besar.
2) Persijap dan Madura United belum benar-benar aman
Persijap berada satu tingkat di atas Persis dengan 31 poin, sedangkan Madura United berada di posisi ke-14 dengan 32 poin. Selisih mereka dari zona merah memang ada, tetapi belum cukup untuk membuat keduanya bermain tanpa tekanan. Persijap akan menghadapi Persita pada 10 Mei, sementara Madura United melawan Bhayangkara FC pada 11 Mei.
3) Semen Padang wajib menang untuk menjaga napas
Semen Padang berada di posisi ke-17 dengan 20 poin. Laga melawan Persik Kediri di Stadion H. Agus Salim pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.30 WIB menjadi salah satu laga paling penting bagi Kabau Sirah musim ini. Kemenangan bisa menjaga peluang, sementara hasil imbang atau kalah akan membuat situasi makin berat.
4) PSBS Biak berada dalam tekanan paling besar
PSBS Biak menjadi juru kunci dengan 18 poin. Mereka dijadwalkan menghadapi Dewa United Banten FC pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Sultan Agung. Dengan posisi terbawah, PSBS tidak punya banyak ruang untuk kehilangan poin.
5) Pekan 32 bisa mengubah tekanan psikologis
Jika Persis gagal meraih poin dan Persijap atau Madura United mendapat hasil positif, jarak di papan bawah bisa melebar. Sebaliknya, jika Persis menang sementara Persijap dan Madura terpeleset, tekanan kembali berpindah ke tim yang saat ini berada tepat di atas zona merah.
Konteks & Analisis Singkat
Zona degradasi pekan ini bukan hanya tentang siapa menang dan kalah, tetapi tentang arah psikologis menuju dua pekan terakhir. Persis Solo berada di posisi paling sensitif karena menjadi tim teratas di zona merah. Mereka tidak hanya perlu menang, tetapi juga berharap tim di atasnya kehilangan poin.
Semen Padang dan PSBS Biak punya persoalan berbeda. Keduanya tertinggal cukup jauh dari Persis, sehingga kemenangan saja belum otomatis mengangkat posisi. Namun, tiga poin tetap menjadi harga mati untuk menjaga peluang matematis. Tanpa kemenangan pekan ini, tekanan di dua laga terakhir akan nyaris tidak memberi ruang koreksi.
Madura United dan Persijap berada dalam posisi yang lebih baik, tetapi belum sepenuhnya bebas. Keduanya harus menghindari kekalahan karena satu hasil buruk dapat menghidupkan lagi tekanan dari Persis. Dalam situasi seperti ini, strategi “jangan kalah” sering menjadi pilihan realistis, terutama untuk laga tandang.
Baca juga : Persaingan Top Skor Liga 1 2026 Memanas, Penyerang Andalan Jadi Penentu Akhir Musim
Dampak & Apa Berikutnya
Pekan ke-32 bisa menjadi filter pertama menuju keputusan degradasi. Jika tim-tim terbawah gagal menang, peta keselamatan akan makin mengerucut. Namun, jika Persis, Semen Padang, atau PSBS mampu mencuri hasil positif, dua pekan terakhir berpotensi berubah menjadi drama besar.
Dari sisi jadwal, tekanan terbesar ada pada tim yang bermain lebih awal. Semen Padang dan PSBS tampil pada Jumat, sehingga hasil mereka akan menjadi sinyal awal bagi Persis, Persijap, dan Madura United. Jika dua tim terbawah gagal menang, tekanan pada Persis akan sedikit berbeda. Namun jika salah satu menang, laga Persis melawan Persebaya akan terasa jauh lebih berat secara mental.
Fakta Terverifikasi
- Pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 digelar mulai Jumat, 8 Mei 2026 hingga Senin, 11 Mei 2026.
- Semen Padang FC vs Persik Kediri dijadwalkan Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion H. Agus Salim.
- PSBS Biak vs Dewa United Banten FC dijadwalkan Jumat, 8 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Sultan Agung.
- Persis Solo vs Persebaya Surabaya dijadwalkan Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Manahan.
- Persita vs Persijap Jepara dijadwalkan Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di Banten International Stadium.
- Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Madura United FC dijadwalkan Senin, 11 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.
- Klasemen resmi I.League menempatkan Madura United FC di posisi ke-14, Persijap ke-15, Persis ke-16, Semen Padang ke-17, dan PSBS Biak ke-18.
FAQ
1) Siapa saja tim yang paling terancam degradasi pekan ini?
Persis Solo, Semen Padang FC, dan PSBS Biak berada di zona merah klasemen resmi pekan ini.
2) Tim mana yang berada tepat di atas zona degradasi?
Persijap Jepara berada di posisi ke-15 dengan 31 poin, satu tingkat di atas Persis Solo.
3) Kapan Semen Padang bermain pekan ini?
Semen Padang menghadapi Persik Kediri pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
4) Mengapa laga Persis vs Persebaya penting?
Karena Persis berada di posisi ke-16 dan membutuhkan poin untuk mengejar Persijap serta Madura United.
5) Apakah Madura United sudah aman?
Belum sepenuhnya. Madura United berada di posisi ke-14 dengan 32 poin, masih harus menjaga jarak dari zona merah.
6) Apa laga paling krusial pekan ini?
Semen Padang vs Persik, PSBS vs Dewa United, dan Persis vs Persebaya menjadi tiga laga paling krusial untuk zona merah.
7) Apakah satu kemenangan bisa mengubah peta degradasi?
Ya. Di fase akhir, tiga poin dapat mengubah tekanan psikologis dan jarak antar tim papan bawah.
8) Di mana melihat jadwal resmi pekan ke-32?
Jadwal resmi tersedia di kanal I.League untuk BRI Super League 2025/26.
Penutup: Zona degradasi Liga 1 pekan ke-32 menjadi salah satu cerita paling tajam pekan ini. Semen Padang dan PSBS harus menang untuk menjaga peluang, Persis wajib mengejar batas aman, sementara Persijap dan Madura United harus memastikan tidak terseret kembali ke tekanan papan bawah.
REFERENSI SUMBER

