Cara Baca Advanced Stats Basket: TS%, eFG%, ORtg/DRtg, Pace, Usage
Advanced stats sering muncul di grafis siaran NBA atau IBL: TS%, eFG%, usage, offensive/defensive rating, sampai pace. Kalau dibaca benar, metrik ini membantu kamu menilai efisiensi serangan, kualitas tembakan, dan gaya main tim tanpa sekadar terpaku pada poin per game.
Definisi Singkat
Advanced stats adalah metrik turunan (dari box score, tracking, atau play-by-play) untuk mengukur efisiensi dan konteks permainan—misalnya seberapa cepat ritme (pace) dan seberapa banyak poin per possession. NBA menyediakan definisi resmi untuk banyak metrik di Stat Glossary.
Penjelasan Inti
Kunci membaca advanced stats: pahami dulu tempo (pace), lalu efisiensi (rating/TS%), baru peran (usage).
1) eFG% vs FG%: kualitas tembakan 2 vs 3 poin
FG% memperlakukan 2 poin dan 3 poin sama. eFG% mengoreksi itu dengan bobot ekstra untuk tripoin, sehingga lebih adil saat membandingkan tim yang volume 3 poinnya tinggi.
2) TS%: efisiensi scoring + free throw
TS% memasukkan free throw, jadi lebih representatif untuk menilai pencetak angka total dibanding FG% saja.
3) Pace: cepat-lambatnya permainan
Pace adalah perkiraan jumlah possession per 48 menit. Tim pace tinggi punya lebih banyak possession; pace rendah cenderung lebih half-court.
4) ORtg & DRtg: skala per 100 possession
Untuk membandingkan tim yang pace-nya berbeda, “rating” berbasis possession lebih relevan:
- ORtg = poin per 100 possession.
- DRtg = poin kebobolan per 100 possession.
NBA menaruh definisi metrik-metrik advanced di glossary resminya.
5) Usage (USG%): porsi penyelesaian possession
Usage mengestimasi seberapa sering possession “selesai” lewat aksi pemain itu (tembakan, free throw, atau turnover) ketika ia di lapangan.
Contoh dalam konteks basket
Contoh cepat:
- Pemain A FG% tinggi karena banyak finishing dekat ring, tetapi jarang ke garis free throw.
- Pemain B FG% biasa, namun sering dapat free throw dan menembak 3 poin.
eFG% membantu membaca nilai tembakan 3 poin, sementara TS% menangkap efisiensi scoring total karena memasukkan free throw.
Untuk tim:
- Poin per game biasa, ORtg tinggi → bisa jadi pace rendah: possession sedikit, tapi efisien.
- Poin per game tinggi, pace tinggi → ORtg bisa biasa: poin naik karena possession banyak.
Baca juga: Preview IBL 11 Februari 2026: RANS vs Pacific, Kesatria vs Dewa United.
Kesalahan Umum
- Menilai tim hanya dari PPG tanpa melihat pace.
- Menganggap TS% “hanya untuk shooter”.
- Mengira usage tinggi = pasti ballhog.
- Membandingkan ORtg/DRtg antarliga tanpa konteks.
- Mengambil sampel 1-2 gim sebagai kesimpulan final.

Glossary
- eFG%: persentase tembakan efektif (mengoreksi nilai tripoin).
- TS%: efisiensi scoring yang memasukkan free throw.
- Pace: possession per 48 menit.
- ORtg: poin per 100 possession.
- DRtg: poin kebobolan per 100 possession.
- Net Rating: ORtg minus DRtg.
- USG%: estimasi porsi possession yang diselesaikan pemain.
- Point differential: selisih poin masuk-kemasukan.
- Turnover (TO): kehilangan bola yang mengakhiri possession.
- Rebound (REB): penguasaan bola setelah miss.
Cheat Sheet
- Mulai dari pace: tempo tinggi bisa menggelembungkan PPG.
- Untuk kualitas tembakan, cek eFG% (terutama kalau tim banyak 3 poin).
- Untuk efisiensi scoring pemain, cek TS% (free throw ikut dihitung).
- Bandingkan tim lintas pace pakai ORtg/DRtg (per 100 possession).
- Net Rating memberi gambaran selisih efisiensi dua arah.
- Usage tinggi = beban penyelesaian possession besar, bukan otomatis egois.
- TS% naik tapi FG% tidak: cek apakah free throw rate meningkat.
- Poin tinggi + pace tinggi belum tentu efisien: ORtg yang menentukan.
- Satu gim bisa menipu: lihat tren beberapa pertandingan.
- “Rating” biasanya per 100 possession—jangan dibaca seperti persentase.
Fakta Terverifikasi
- NBA mendefinisikan pace sebagai jumlah possession per 48 menit.
- NBA menyediakan Stat Glossary resmi untuk metrik traditional, advanced, dan tracking.
- Basketball-Reference mempublikasikan glossary statistik dan rumus dasar di laman referensinya.
- Manual statistik FIBA 2024 menjelaskan “efficiency rating” dan rumus rekomendasi untuk pelaporan box score.
- Referensi definisi statistik basket menjelaskan advanced stats dipakai untuk menilai efisiensi (mis. TS%, eFG%) dan konteks points-per-possession.
Baca juga: Update Panduan: Cara Cek Jadwal & Klasemen NBA/IBL dalam WIB + Injury Report Resmi.
FAQ
1) TS% itu apa?
TS% mengukur efisiensi scoring dengan memasukkan tembakan dari lapangan dan free throw.
2) eFG% bedanya apa dengan FG%?
eFG% mengoreksi nilai tripoin, sehingga lebih adil saat membandingkan kualitas tembakan.
3) Kenapa harus melihat pace?
Karena pace menentukan jumlah possession; tempo tinggi bisa membuat poin per game tampak besar tanpa efisiensi yang elite.
4) ORtg/DRtg itu dibaca bagaimana?
Sebagai poin per 100 possession (serang dan bertahan), sehingga cocok untuk perbandingan lintas tempo.
5) Usage tinggi berarti egois?
Tidak otomatis. Usage menggambarkan porsi penyelesaian possession, yang sering melekat pada peran creator/option utama.
6) Metrik apa yang paling bagus untuk pemula?
Mulai dari pace, eFG%, dan TS%; setelah itu baru masuk ORtg/DRtg dan usage.
REFERENSI SUMBER


Pingback: Hasil IBL 11 Feb 2026: Kesatria Tumbangkan Dewa, RANS Menang